0%
logo header
banner dprd makassar
Jumat, 15 Oktober 2021 20:15

Cegah Pungli, Bayar Tagihan Rusunawa Bisa Lewat QRIS

Petugas Bank Sulselbar melakukan pemasangan QR Code di salah satu kamar penghuni Rusunawa Lette || DOK KATABERITA.CO
Petugas Bank Sulselbar melakukan pemasangan QR Code di salah satu kamar penghuni Rusunawa Lette || DOK KATABERITA.CO

Disperkim Makasaar kini mulai berbenah. Sistem pembayaran tagihan di rusunawa bisa melalui non-tunai atau digital.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Indikasi dugaan pungutan liar (pungli) sudah tercium sejak setahun lalu di Rusunawa Lette dan Panambungan. Inspektorat Makassar bahkan telah mendalami dugaan tersebut.

Tagihan listrik dan air naik drastis, penghuni menuding ada pungli yang dilakukan pihak pengelola. Keluhan itu pernah juga disampaikan saat aksi di Kantor Balai Kota Makassar, Agustus 2020, lalu.

Tidak ingin kondisi itu kembali terulang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Makasaar mulai berbenah. Sistem pembayaran tagihan di rusunawa bisa melalui non-tunai atau digital.

Baca Juga : Temukan Oknum Lakukan Pungli, Fahyuddin: Laporkan!

Tim Perbantuan Pengelola Rusunawa Disperkim Makassar, Aprianto mengatakan sistem pembayaran non-tunai merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki pengelolaan rusunawa.

Tagihan listrik, air, hingga hunian bisa dibayar lewat QR Code Indonesia Standart (QRIS). Sistem pembayaran ini untuk memudahkan penghuni membayar tagihan tanpa perlu ke loket.

“Melalui sistem digital, aliran dana lebih mudah dipantau. Karena salah satu penyebab kisruh kemarin itu adanya dugaan pungli,” kata Aprianto, Jumat (15/10).

Baca Juga : Lebih Mudah Bayar Tagihan Air PDAM, Bisa Lewat E-Money Hingga Pegadaian

Sistem pembayaran non-tunai bekerjasama dengan Bank Sulselbar. Kata dia, saat ini penghuni rusunawa sementara dalam proses pembukaan buku rekening.

“Jadi tidak perlu lagi ke loket, cukup melalui handphone saja kita sudah bayar tagihan rusunawa,” ujar dia.

Dia menyebutkan saat ini ada 486 kamar di dua kawasan tersebut. Rinciannya, 288 kamar di Rusunawa Lette dan 198 kamar di Rusunawa Panambungan. Semua penghuni akan diberikan sosialisasi sebelum sistem ini efektif diterapkan.

Baca Juga : Bank Sulselbar Buka Kantor Cabang Pembantu di Antang

“Harapan kita tahun ini sudah bisa berjalan. Pembukaan rekening sudah jalan, QR Code juga sementara ditempel di masing-masing kamar. Setelah itu kita sosialisasikan, baru dijalankan,” ungkap dia.

Pemimpin Seksi Pemasaran Bank Sulselbar Cabang Utama Makassar, Adiba menjelaskan metode pembayaran nantinya dibagi dalam tiga QR Code. Masing-masing untuk tagihan hunian, listrik, dan air.

“Sistem ini bisa memudahkan monitoring, kamar mana saja yang belum bayar dari item yang dipasangkan. Ini juga menghindari penghuni melakukan pembayaran yang tidak resmi,” beber Adiba.

Baca Juga : Tak Perlu ke Bapenda, Bayar PBB Bisa Lewat Aplikasi dan Minimarket

Mengenai teknis pembayaran, kata dia, penghuni mesti mengunduh aplikasi khusus dari Bank Sulselbar.

Setelah itu, mereka baru bisa melakukan scan QR Code untuk melakukan pembayaran tagihan.

“QR Code masing-masing kamar kami tempel di depan jendela. Jadi gampang. Jadi tiga QR Code, pembayaran tagihan untuk hunian bulanan, air, dan tagihan listriknya,” ujar dia.

Baca Juga : Tak Perlu ke Bapenda, Bayar PBB Bisa Lewat Aplikasi dan Minimarket

Dia menargetkan, proses persiapan rampung dalam waktu dekat. Sehingga penerapan sistem ini secara efektif sudah bisa berjalan pada awal Desember 2021.

“Ini sementara kita sempurnakan dan pemasangan stiker di setiap kamar, targetnya bisa difungsikan akhir 2021,” harap dia.