Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual di Sekolah, Tiara Suar Sulawesi Gandeng Disdik Makassar Gelar Roadshow SMP

Cegah Perundungan dan Kekerasan Seksual di Sekolah, Tiara Suar Sulawesi Gandeng Disdik Makassar Gelar Roadshow SMP

 

MAKASSAR, KATABERITA.CO  – Isu perundungan, kekerasan, dan pelecehan seksual di lingkungan sekolah yang masih marak menjadi dasar kolaborasi antara lembaga perlindungan anak dan Pemerintah Kota Makassar.

Dewan Pengawas Tiara Suar Sulawesi, Isnaniah Nurdin bersama Ketua Tiara Suar Sulawesi, Alita Karen dan pengurus Marwa serta Hafida melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar, Jumat (16/10/2026).

Audiensi tersebut membahas sinergi dan jejaring perlindungan anak dan perempuan di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, sekolah tidak boleh lagi hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi harus menjadi ruang aman bagi anak.

“Kami di Dinas Pendidikan menyambut baik kolaborasi ini. Fakta di lapangan, kasus perundungan dan kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di ruang digital atau OCSEA, membutuhkan penanganan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Sekolah harus jadi tempat pertama yang melindungi,” ujar Achi.

Ia menambahkan, momentum Sumpah Pemuda harus dimaknai dengan memperkuat karakter dan keberanian anak untuk bersuara ketika menjadi korban atau saksi kekerasan.

Sementara itu, Dewan Pengawas Tiara Suar Sulawesi, Isnaniah Nurdin mengatakan kolaborasi ini harus berdampak langsung pada perubahan perilaku, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat berkontribusi nyata dalam membangun karakter generasi muda Indonesia yang berani, berempati, dan saling menjaga. Perlindungan anak tidak cukup dengan spanduk anti-bullying, tapi dengan edukasi yang membuat anak mengerti batasan tubuhnya, haknya, dan cara melapor yang aman,” kata Isnaniah.

Ketua Tiara Suar Sulawesi, Alita Karen menegaskan perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama lintas sektor.

“Kolaborasi ini menjadi penanda bahwa isu perlindungan anak bukan hanya tugas satu lembaga. Ini tanggung jawab bersama sekolah, orang tua, dan komunitas. Kami tidak ingin anak Makassar jadi korban lagi karena minimnya literasi soal kekerasan seksual dan eksploitasi seksual anak di ranah online atau OCSEA,” tegas Alita.

Sebagai tindak lanjut audiensi, Tiara Suar Sulawesi dan Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menggelar roadshow edukasi ke SMP di Kota Makassar bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026.

Roadshow akan fokus pada tiga isu utama:
1. Pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah
2. Kekerasan dan pelecehan seksual
3. Online Child Sexual Exploitation and Abuse (OCSEA) atau eksploitasi dan pelecehan seksual anak di ranah daring.

Edukasi akan dilakukan dengan metode partisipatif agar siswa memahami cara mengenali, menolak, dan melaporkan kekerasan. (*)

Berita Terkait
Baca Juga