BRIDA Makassar Pastikan Hasil Riset Miliki Hilarisasi Jelas

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Makassar memastikan seluruh hasil riset memiliki hilarisasi yang jelas. Sebab, orientasinya terhadap pelayanan publik.
Ketua Tim Kerja Riset BRIDA Kota Makassar, Dody Agriyanto mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas jaringan kolaborasi strategis demi mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Apalagi, BRIDA Makassar telah membahas draf Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina YW-UMI Makassar, Senin (11/5).
Diketahui, Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat RS Ibnu Sina YW-UMI Makassar ini dimulai tepat pukul 10.00 WITA.
Pembahasan draf kerja sama ini menjadi bagian penting dari penguatan koordinasi dan sinergi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pengembangan riset, inovasi, serta pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempertemukan dunia akademis, praktisi kesehatan, dan perumus kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota Makassar untuk melahirkan inovasi pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan modern.
Ketua Tim Kerja Riset BRIDA Kota Makassar, Dody Agriyanto menjelaskan kerja sama dengan UMI ini merupakan langkah krusial untuk menjembatani hasil-hasil riset agar dapat diaplikasikan secara nyata dalam pelayanan daerah.
“Pembahasan draf Kesepakatan Bersama ini adalah fondasi awal yang sangat strategis. Kami di BRIDA Kota Makassar ingin memastikan bahwa setiap riset dan inovasi yang dilahirkan ke depan memiliki hilirisasi yang jelas,” ungkap Dody, Rabu (13/5).
“Melalui sinergi dengan RS Ibnu Sina, kita berkomitmen untuk memadukan potensi riset ilmiah dan fasilitas pelayanan kesehatan demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Makassar,” tukasnya.
Ia juga menambahkan ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya terbatas pada penelitian medis, tetapi juga mencakup inovasi manajemen pelayanan, pengembangan sistem informasi kesehatan, hingga kajian kebijakan publik yang berkaitan dengan jaminan kesehatan daerah.
Diskusi yang berjalan hangat dan produktif tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen RS Ibnu Sina YW-UMI beserta tim teknis dari BRIDA Kota Makassar.
Pascapertemuan ini, kedua belah pihak dijadwalkan akan melakukan finalisasi draf kesepakatan sebelum akhirnya dilakukan penandatanganan resmi (fasilitasi penandatanganan MoU) oleh pimpinan tertinggi kedua lembaga dalam waktu dekat. (*)