BRIDA Makassar Kaji Potensi Biodiesel dari Limbah Ikan dan Cangkang Biomassa, Libatkan Masyarakat Lewat Survei

MAKASSAR, KATABERITA.CO — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar tengah melakukan kajian pemanfaatan limbah ikan dan cangkang biomassa sebagai bahan baku biodiesel.
Kajian tersebut dilakukan untuk melihat potensi pengembangan energi terbarukan berbasis sumber daya lokal sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, BRIDA Kota Makassar membuka survei persepsi masyarakat guna menjaring pandangan dan masukan dari berbagai kalangan terkait kelayakan pengembangan biodiesel berbahan baku limbah perikanan dan biomassa.
Kepala BRIDA Kota Makassar, Haidil Adha, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses riset dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah.
“Melalui survei ini, kami ingin mengetahui sejauh mana penerimaan dan pandangan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah ikan dan cangkang biomassa sebagai sumber energi alternatif,” kata Haidil.
“Masukan masyarakat akan menjadi salah satu dasar dalam penyusunan rekomendasi hasil penelitian,” lanjutnya.
Menurutnya, pengembangan biodiesel dari limbah ikan dan biomassa memiliki sejumlah potensi manfaat, mulai dari aspek lingkungan, ekonomi, hingga sosial.
Dari sisi lingkungan, pemanfaatan limbah dapat mengurangi pencemaran sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih produktif.
Sementara dari aspek ekonomi, inovasi tersebut berpotensi menciptakan nilai tambah bagi sektor perikanan dan membuka peluang usaha baru berbasis energi terbarukan.
“Riset ini tidak hanya melihat aspek teknis pengolahan biodiesel, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. Karena itu, persepsi publik menjadi bagian yang sangat penting dalam kajian ini,” katanya.
Haidil menjelaskan, survei yang dilakukan BRIDA mencakup tiga aspek utama, yakni sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Hasil survei nantinya akan digunakan untuk memperkaya data penelitian serta menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan dan inovasi daerah.
Ia berharap partisipasi masyarakat, akademisi, dan peneliti dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai peluang pengembangan biodiesel berbasis limbah lokal di Kota Makassar.
“Pemanfaatan limbah sebagai sumber energi merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kami berharap riset ini dapat melahirkan inovasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.
Survei tersebut terbuka bagi masyarakat umum, akademisi, dan peneliti yang ingin berkontribusi dalam pengembangan energi bersih dan inovasi daerah di Kota Makassar.