0%
logo header
Senin, 18 Maret 2024 22:09

BPBD Makassar Imbau Masyarakat Waspada Angin Kencang di Malam Hari

Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin
Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi hingga 21 Maret 2024 mendatang.

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang diperkirakan masih akan terjadi hingga 21 Maret 2024 mendatang.

Itu berdasarkan imbauan peringatan dini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada.

Baca Juga : Tujuh Pejabat Pemkot Makassar Bersaing Duduki Kursi Sekda

“Warga kita harapkan waspada, karena kalau kita lihat timing-nya itu di malam hari. Tapi kan tidak menutup kemungkinan terjadi di pagi, siang, atau sore hari,” kata Hendra Hakamuddin, Senin (18/3).

Hujan deras disertai dengan angin kencang, kata Hendra bukan baru terjadi hari ini saja tapi sudah sejak beberapa waktu belakangan.

Hanya saja baru hari ini pihaknya menerima ada rumah salah satu warga di Kecamatan Makassar yang atapnya terbang terbawa angin. Lokasinya tepatnya di Jalan Muh Yamin.

Baca Juga : Maksimalkan Pelayanan, 82 Personil BPBD Kota Makassar Ikuti Diklat Intensif

“Jadi untuk masyarakat kita imbau dicek-cek lagi seng-nya, Ini saya dapat informasi yang sedang kita pantau itu di Kecamatan Makassar ada satu rumah yang seng-nya terbang, tepatnya di Jalan Muh Yamin,” jelasnya.

Malam hari, kata Hendra menjadi jam-jam rawan. Sebab di waktu banyak digunakan masyarakat untuk beristirahat.

“Yang perlu kita waspadai adalah di malam hari, karena kan kita istirahat apalagi ini di waktu ramadan biasanya setelah tarwih kita istirahat menunggu sahur sehingga di jam-jam rawan ini kita perlu waspada,” tuturnya.

Baca Juga : Periode Kedua, Danny Pomanto Pertahankan Predikat WTP Tiga Tahun Berturut-turut

Hendra mengajak masyarakat untuk menjauh atau mengindari berteduh di bawah pohon saat hujan dan angin kencang. Apalagi di pohon yang usianya sudah tua.

Termasuk menghindari di tiang listrik, dan papak reklame yang rawan tumbang saat cuaca buruk.

“Imbauannya menghindari pohon tua terutama, tiang listrik, dan papan reklamen,” imbaunya.

Baca Juga : BPBD Makassar Bekali Keterampilan Penanganan Bencana Mahasiswa UMI Lewat Program Magang