BPBD Makassar dan LPPM Unhas Teken Kerjasama Soal Swakelola Kebencanaan, Kalak: Semoga Bermanfaat

BPBD Makassar dan LPPM Unhas Teken Kerjasama Soal Swakelola Kebencanaan, Kalak: Semoga Bermanfaat

MAKASSAR, KATABERITA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) meneken kerjasama soal swakelola kegiatan Kajian Risiko Bencana Kota Makassar, Senin (4/7).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menilai mitigasi penanggulanan bencana di Makassar, kedepan diharapkan dapat lebih terarah. Harapannya, MoU ini bisa bermanfaat.

“Agenda pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama dua bulan dan diharapkan dapat dilaksanakan tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” jelas Achmad Hendra Hakamuddin.

Kerja sama ini ditandai dengan Penandatangan Perjanjian Nota Kesepahaman antara, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin, Ketua LPPM Unhas Andi Alimuddin Unde, dan Kepala Pusat Litbang Kebencanaan Adi Maulana, di LPPM Universitas Hasanuddin Makassar.

Ketua LPPM Unhas Andi Alimuddin Unde, mengatakan, kerjasama ini dilakukan dalam rangka pemaduan dan penyelarasan arah penyelenggaraan penanggulangan bencana di kota Makassar.

“Dimana dokumen kajian risiko bencana ini nantinya menjadi dasar untuk menjamin keselarasan arah dan efektivitas penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Makassar,” tukas Andi Alimuddin Unde.

Kepala Pusat Litbang Kebencanaan Adi Maulana, menjelaskan mengacuh pada data Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) tahun 2020, kota Makassar masuk ke dalam daerah rawan bencana dengan kategori sedang.

“Untuk itu diperlukan kajian tingkat ancaman, kajian tingkat kerentanan, kajian tingkat kapasitas, kajian tingkat risiko bencana dan hasil dari kajian-kajian tersebut dapat memberikan rekomendasi dan skala prioritas arah kebijakan penanggulangan bencana,” paparnya. (*)

Berita Terkait
Baca Juga