Andi Bukti Optimis Rahmatul Asri Jadi Percontohan Ponpes Modern di Sulsel

MAKASSAR, KATABERITA.CO- Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Rahmatul Asri genap berusia 26 tahun,18 Agustus kemarin. Ponpes yang didirikan mantan Wali Kota Makassar Malik B Masri ini terus berbenah menjadi taman pendidikan berkualitas.
Pembina Yayasan Ponpes Modern Rahmatul Asri, Andi Bukti Djufrie optimisitis dan siap menjadikan Rahmatul Asri menjadi percontohan ponpes modern di Provinsi Sulsel. Apalagi, prestasi demi prestasi diraih dalam perjalanan sejak berdiri 1996 silam.
“Insya Allah, kita siap menjadikan Pondok Pesantren Modern Rahmatul Asri sebagai Pilot proyek bagi pengembangan pondok pesantren di kawasan provinsi Sulawesi selatan,” tukas Andi Bukti Djufrie, Jumat (19/08).
Milad ke-26 ini dihadiri Ketua Yayasan Sri Wahyuni Malik, Kepala Kemanag Enrekang Irman dan Ketua DPRD Enrekang Idris Sadik dan para tamu kehormatan Ponpes Rahmatul Asri.
Sejak berdiri 26 tahun lalu, kata Bukti–sapaan akrab Pembina Yayasan, telah melewati suka, duka, tantangan, aral, dan hambatan mengiringi perjalanan pondok ini.
“Tentunya perjalanan itu seiring pula dengan prestasi demi prestasi terukir manis yang dipersembahkan baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional yang dipersembahkan oleh santri santriwatinya,termasuk pula prestasi para pembinanya,” tukasnya.
Ia pun beryukur atas milad pondok ke-26 ini, dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga pada semuanya. Baik pada orang tua santri yang mempercayakan putra-putri nya untuk dibina di sini.
“Pembina-pembina yang ada pindok ini yang secara ikhlas mencurahkan tenaga dan pikirannya, begitupun pada pihak pihak yang terlibat dalam Pengembangan pondok sehingga pondok ini semakin maju dan semakin, terkenal,” katanya.
Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Enrekang Irman sangat bersyukur Rahmatul Asri ada di Enrekang. Sebab, keberadaannya berbagai prestasi diukir oleh santri santriwati.
“Terrmasuk ustad dan ustadzahnya mengatasnamakan Kabupaten Enrekang dalam berbagai lomba. Kalau orang sebut Enrekang, pasti di situ ada santri Rahmatul Asri,” jelas Irman.
Dia menitip pesan Ponpes Rahmatul Asri harus mengikuti perkembangan zaman. Ada tiga tidak boleh tidak dan harus dilaksanakan. Santri harus melek teknologi, saat ujian semester sekarang harus berbasis teknologi, sekarang era teknologi, maka santri Rahmatul Asri pun harus bersahabat dan dibiasakan dengan teknologi.
“Kedua, santri Rahmatul Asri harus menguasai minimal 3 bahasa. Arab, Inggris, Mandarin. Jangan keluar atau jadi alumni dari Rahmatul Asri kalau tidak mahir berbahasa,” ujarnya
Ketiga sambung dia, Santri Rahmatul Asri harus berkarakter. Silahkan kalian kembangkan dengan mengikuti pelatihan organisasi intra dan ekstrakurikuler karena disana akan muncul banyak karakter dan santri harus praktekkan karakter-karakter baik itu dalam hidup berasrama dan menuntut ilmu di sekolah atau di madrasah.